cinta adalah jalan yang paling mudah. Dalam kehidupan manusia, cinta adalah pengalaman yang paling dekat dengan meditasi. Momen ketika kau jatuh cinta dengan seseorang, apa yang sesungguhnya terjadi? Apa yang mengalir di antara dua orang yang tengah jatuh cinta? Mereka melepas ego mereka--setidaknya untuk mereka berdua. Mereka menanggalkan kemunafikan serta topeng mereka. Mereka ingin terus bersama,hampir seperti satu jiwa di dalam dua tubuh. Itulah kerinduan yang ingin dirasakan oleh cinta.
Dan saat seperti itu adalah saat yang indah untuk mengubah cinta menjadi meditasi. Mungkin tidak ada orang yang pernah memberi tahu kepada pasangan yang tengah dilanda asmara tersebut. Faktanya, hal yag sebaliknya-lah yang disampaikan kepada mereka: bahwa cinta itu berlawanan dengan meditasi, jadi orang yang tengah jatuh cinta tidak akan pernah bisa menjadi seorang meditator.
Bagiku cinta adalah pengalaman mendasar yang akan membantumu untuk menjadi seorang meditator. Agama-agama di dunia ini telah melakukan pencegahan terhadap tumbuh kembangnya cinta, dan mereka melakukannya untuk satu alasan. Jika manusia bisa mentransformasi cinta mereka menjadi meditasi, maka para pemuka agama dan tempat-tempat ibadah tidak akan dibutuhkan lagi, dan manusia pun akan sepenuhnya merdeka. Tidak ada pemimpin agama yang dibutuhkan. Dan sekarang ini ada jutaan pemuka agama di dunia ini, seperti parasit yang menempel pada diri manusia.Dan pada umumnya mereka akan menyampaikan ajaran-ajaran yang keliru yang menentang cinta, dan mereka akan mengajarkan kepadamu tentang meditasi, tapi karena pengalaman dasar itu belum kau miliki...
CINTA ITU SEPERTI ketika kamu masuk ke kolam renang, perlahan-lahan kau menyelam lebih dalam kedalamnya Kemudian lantai kolam pun terbagi menjadi dua bagian, satu untuk yang belum bisa berenang, airnya hanya sampai lehermu saja, dan bagian kedua untuk mereka yang sudah bisa berenang.
Tapi bagi mereka yang ingin belajar berenang, mereka harus belajar di bagian yang lebih dangkal yang diperuntukkan bagi mereka yang belum bisa berenang. Mereka harus mempelajari seni renang di sana. Ketika mereka sudah mulai belajar maka perlahan-lahan meraka mulai berani memasuki wilayah kolam yang lebih dalam, karena bagi orang yang sudah mahir berenang kedalaman kolam tidaklah menjadi masalah, ia tetap bisa berada di permukaan air. Kedalam air mungkin mencapai seratus kaki dalamnya, atau lima ratus kaki, atau malah lima mil, tidaklah menjadi masalah bagi perenang yang sudah mahir. Kedalaman menjadi masalah hanya bagi yang belum bisa berenang. Lebih dari lima kaki, dia akan mati. Tetapi kolam renang itu satu adanya--entah itu dangkal atau dalam-- ia satu adanya. Dan pembatasnya ada hanya sampai kau mulai belajar berenang.
Bagiku seperti itulah cinta dan meditasi adanya. Cinta adalah wilayah yang lebih dangkal di sebuah kolam renang, bagi mereka yang belum memasuki wilayah meditasi. Tetapi cinta tetaplah tempat untuk mempelajari meditasi. Dan ia berada di kolam yang sama, airnya pun sama, dan merupakan fenomena pengalaman yang sama. Kau tidak bisa menyelam lebih dalam lagi karena kau telah dibuat takut bahkan untuk masuk kedalamnya sejak pertama. Bagian yang lebih dangkal pun sudah diharamkan, dan kau diperintahkan untuk langsung melompat ke area yang lebih dalam tanpa kemampuan sama sekali untuk berenang. Dan mereka telah merusak kehidupan cintamu dengan pengharaman dan mereka juga telah secara sengaja merusak kehidupan meditasimu dengan strategi sederhana: karena kau belum bisa berenang, maka kau tidak akan bisa menyelam lebih dalam. Dan kau tidak punya pengalaman akan keheningan, kedamaian, kebahagiaan mendalam, kilasan ekstase, sesuatu yang orgasmik--dan semua pengalaman inilah yang akan memberikan petunjuk kepadamu bahwa meditasi bukanlah mitos. Kau pernah mencicipinya. Ia adalah medan energi yang sama seperti cinta, kau hanya perlu menyelam lebih dalam lagi.
APA YANG SEBENARNYA TERJADI ketika sepasang anak manusia melangkah memasuki alam pengalaman orgasme? Apa yang sebenarnya terjadi? Setiap langkahnya mesti dipahami. Saat itu waktu pun berhenti. Untuk sesaat pendulumnya tidak bergerak, dan momen sesaat itu terasa seperti keabadian. Dua orang itu tidak lagi dua--untuk sesaat. Mereka melebur satu sama lain. Tidak ada gerak pikiran di dalam mind. Semuanya serasa kosong dan hening, dan dua hal inilah yang mesti diperdalam dalam pengalaman meditasi.
Dan ketika kamu telah mencicipi pengalaman-pengalaman itu, maka kau akan terkejut ketika mendapati bahwa pengalaman semacam itu tidak bergantung pada keberadaan orang lain. Sesuatu telah terjadi di dalam dirimu. Tetapi ia tidaklah tergantung pada sesautu selain dirimu. Kau bisa duduk dengan hening, jika kau bisa melakukan itu, dengan mengamati lintasan-lintasan pikiranmu, untuk menciptakan jeda, pemberhantian, dan tiba-tiba kau menyaksikan lagi waktu pun terhenti. Dan kini pengalam itu ada dalam kendalimu, bukan dalam kendali dorongan biologismu. Kau bisa terus membuat waktu terhenti selama yang kamu mau. Dan ketika kau telah memahami kunci rahasianya...Kuncinya adalah: ketiadaan pikiran, ketiadaan ego, ketiadaan ego--hanya kau apa adanya, murni.
Itulah mengapa aku tidak pernah bertentangan dengan cinta. Aku telah dikutuk sana-sini karena itu, alasannya sederhana, karena aku telah memotong akar sesungguhnya dari semua urusan dagang yang ada dalam semua agama yang ada di dunia.
Setiap agama menentangku. Profesi mereka bergantung pada pengharaman cinta dan pemujaan terhadap meditasi. Mereka tahu betul bahwa kau tidak akan mampu mengalami meditasi, dan mereka tahu bahwa cintamu telah diharamkan, ia adalah dosa. Kau tidak akan pernah mengalami pengalaman orgasmik, sehingga meditasi hanyalah tinggal filosofi semata, dan hidupmu tetap tanpa cinta, penuh dengan kemarahan, dendam dan siap meladak kapan saja dengan alasan apa saja. Karena alasan sederhana kemana energimu itu akan terarah?
Energimu itu bisa menjadi kedamaian, keheningan, kebahagiaan. Dan kau telah meghalangi aliran energimu itu. Energi yang tertekan itu akan berubah menjadi racun yang mematikan. Itulah mengapa orang-orang menjadi cepat marah, merasa gelisah, khawatir dan tegang. Alasannya sederhana bahwa mereka telah kehilangan sumber alami relaksasi.
Tidak ada binatang yang terlihat gelisah, khawatir atau marah-marah karena mereka tidak paham bahasa para pemuka agama. Mereka tidak pernah mendengarkan ajaran bahwa selibat itu adalah spiritual. Memang mereka tidak bisa mengalami pengalaman meditasi, tetapi keadaan mereka jauh lebih baik daripada manusia yang seharusnya bisa mencapai ketinggian pengalaman meditasi, tetapi justru kehilangan pengalaman sederhana orgasme biologis.
Pengalaman-pengalaman biologis tersebut adalah indikasi bagi kemungkinan serta potensi yang bisa kau capai.Dan lebih mudah untuk bereksperimen dengan sesuatu yang alami di awal dan kemudian mencoba sesuatu yang bersifat supernatural yang menjadi bagian dari pengalaman yang lebih tinggi.
Dan sekali kau tahu bagaimana menjadi hening, mengalami no-mind, mengalami alam tanpa jejak waktu, maka kau akan mengalami kebahagiaan orgasmik, yang tidak berhubungan dengan seks, pengalaman tersebut begitu murni, begitu innocent.
Seseorang yang telah mengalami kemurnian tersebut tidak akan membutuhkan seks lagi, seks tidaklah menjadi permasalah psikologis baginya. Tetapi juga tidak ada larangan baginya untuk menikmati seks. Ia tetap bisa menikmati seks, dan ia bisa menikmatinya lebih yang bisa dilakukan siapa pun, karena pengalaman orgasme yang ia alami akan langsung berubah menjadi pengalaman meditasi.
Setelah mengalami pengalaman orgasme meditatif--pengalaman kebahagiaan yang begitu luar biasa--orgasme seksualnya akan langsung terpicu menjadi pengalaman orgasme yang lebih dalam. Ia bisa menikamati seks lebih dalam. Tidak ada yang salah dedngan itu. Tidak ada keharusan, juga tidak ada larangan. Terserah dia.
ORGASME MEDITATIF akan menyerap energi seksualmu, karena kau memang tidak punya energi lain. Seluruh energi yang kau miliki adalah energi seks, dan pengalaman kebahagiaan yang sangat dalam itu akan menyerap seluruh energimu. Maka dari itu janganlah halangi aliran energimu itu, tidak perlu memaksa diri untuk menjadi selibat. Semuanya terserah padamu.
Jika kau ingin melakukan seks sekali-sekali, itu tidaklah masalah. Faktanya, mungkin seks yang sekali-sekali itulah yang seharusnya menjadi bagian hidup bagi setiap orang yang telah mencapai pencerahan, karena itu akan merubah keseluruhan pandangan dunia tentang seks. Tanpa itu, akan sangat sulit untuk berubah. Dan akan kita lihat bahkan seorang yang telah tercerahkan punmasih bisa menikmati seks. Tidak ada dosa-dosaan segala di dalamnya. Dan pemahaman ini akan menjembatani komunikasi antara mereka yang sudah cerah dengan mereka yang belum. Paling tidak pada satu titik, dua kelompok manusia ini bisa mengalami hal yang sama...
Cinta adalah bentuk alami meditasi. Dan meditasi adalah wujud supra-natural dari cinta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar